Bangunan rumah yang paling penting untuk melindungi penghuninya dari hujan dan terik panas matahari adalah atap rumah. Fungsi utama atap memang yang sudah disebutkan tadi, namun kini jenis atap rumah bisa dirancang untuk berbagai kebutuhan.
Bahkan, di masa kini atap juga menjadi nilai seni dan gaya tersendiri untuk sebuah bangunan. Tak jarang tipe desain atap dapat membangun karakter dari bangunan. Makanya, ada baiknya sebelum membangun rumah, kamu harus tahu jenis-jenis atap rumah serta fungsi agar sesuai dengan kebutuhan dan gaya arsitektur yang diinginkan.
Material Atap Rumah Terbaik Anti Panas
Ada beberapa jenis material atap untuk mencegah hawa panas atau udara terik masuk ke dalam hunian. Di antaranya:
Atap Keramik Sumber: Freepik.com
Tahukah kamu jika atap keramik bisa menjadi alternatif pilihan atap yang ideal untuk menghalau panas? Ya, selain itu, atap keramik juga tampil modern dan tahan lama untuk berbagai tipe hunian.
Atap Sirap Kayu Ulin Sumber: Freepik.com
Kayu ulin mudah dijumpai di hutan Kalimantan. Itulah sebabnya, banyak rumah tradisional Kalimantan yang memakai atap kayu ulin. Atap kayu ulin yang berpori dan ramah lingkungan, mampu mengalirkan sirkulasi udara yang lancar. Sehingga, dapat mengusir hawa panas.
Atap Alderon – Memiliki Rongga Udara yang Membuatnya Selalu Sejuk
Selanjutnya, rekomendasi atap rumah anti panas yang bisa dipilih adalah atap uPVC Alderon. Karakteristik atap uPVC Alderon memiliki material yang kokoh dan bergelombang serta berongga. Sehingga, lebih tahan lama dan membuat ruangan di bawahnya terasa lebih sejuk, aliran udara lancar, serta nyaman.
Lalu bagaimana kalau kita sudah membangun rumah tapi atap yang digunakan kurang tepat sehingga membuat ruangan di dalam rumah terasa panas? Tenang, berikut ini tips agar rumah tetap adem walau berplafon rendah.
Coba lubangi area bawah plafon sebagai lubang sirkulasi setiap ruang, jarak antara plafon ke lubang usahakan 20-30 cm dengan ukuran lubang minimal 10x40cm. Sehingga mampu mendorong hawa panas ke atas ruang dan berakhir ke luar ruangan.
Dengan menambah turbin ventilator pada atap maka hawa udara panas dan debu dapat terhisap dengan baik sekaligus sebagai alat sirkulasi udara. Atau bisa juga mengganti beberapa genting dengan genting sirkulasi.
Pelapis anti panas yang memiliki fungsi sebagai isolasi atap dan dipercaya dapat memantulkan panas hingga 97 persen. Pemasangan alumunium ini terbilang mudah kalau atap belum terpasang karena bahan dapat dijepit diantara reng dan kaso. Tapi teknik ini hanya bisa digunakan untuk rangka atap kayu bukan baja ringan.
Menggunakan cat anti panas dapat berfungsi menolak panas matahari pada permukaan bangunan sehingga mampu menjaga suhu ruangan dalam bangunan. Cat pelapis ini juga bisa digunakan pada dinding, atap beton, genteng kepingan dan genteng lembaran karena mampu dapat menurunkan suhu 100oC – 150oC.
Salah satu pelopor atap dingin di Indonesia dan dapat digunakan sebagai pengganti atap utama ataupun atap kanopi yang mempunyai struktur berongga sehingga dapat meredam panas dengan baik dan lapisan pelindung UV yang mampu membuat ruangan di bawahnya menjadi lebih sejuk. Selain itu, atap Alderon juga tersedia dalam pilihan warna yang dapat menangkal panas matahari.
Atap Rumah menggunakan uPVC Alderon
Kenapa Harus Memakai Atap Alderon?
Jadi mengapa harus menggunakan Alderon? Sebab, Alderon didesain khusus dengan rongga udara pada struktur atap. Selain itu, bahan baku atap Alderon dibuat dari material bersifat penghambat panas yang baik, sehingga mampu meminimalisir hantaran panas akan semakin rendah.
Dengan perpaduan berbagai kelebihan Alderon ini, atap Alderon mampu mengurangi panas secara signifikan. Menjadikan hunian tetap adem, nyaman, dan sejuk serta temperatur ruangan tetap stabil. Kamu juga mendapatkan keuntungan dengan efisiensi biaya instalasi atap serta biaya listrik.
Pelajari lebih lanjut mengenai produk Alderon Twinwall disini.


